Warga melihat langsung ke TKP penemuan mayat dengan leher hampir putus di Lombok Timur, NTB.

Mayat Bersimbah Darah Dengan Leher Hampir putus ditemukan di Pinggir Jalan di Lombok Timur

maraden | Daerah | 01-09-2021

PARBOABOA, Lombok Timur – Warga ?Dusun Lingsar, Desa Lenek Ramban Biak, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat digemparkan dengan ditemukannya jasad NH (50) dengan kondisi bersimbah darah dan leher nyaris putus, tergeletak di pinggir jalan, pada sekitar pukul 10.30 WITA hari Senin 30/8/2021.

Diduga korban merupakan seorang penyandang ganguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sengaja bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri menggunakan sebilah parang.

Kasus penemuan mayat tersebut telah ditangani oleh Polsek Aikmal yang kemudian melakukan olah TKP dan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

Kapolsek Aikmel, AKP I Made Sutama saat dikonfirmasi membenarkan bahwasanya pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya penemuan mayat bersimbah darah di Jalan Usaha Tan itu.

Menurut AKP Sutama, dugaan sementara, korban sengaja bunuh diri menggunakan parang dengan cara menyayat lehernya sendiri menggunakan parang yang dibawa korban.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi dan melakukan olah TKP. Dugaan korban bunuh diri, karena korban selama ini mengalami gangguan jiwa." ucapnya.

Disebutkan Sutama, korban tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang melintas di TKP. Karena penasaran, saksi turun dari atas sepedamotornya untuk melihat korban yang tergeletak dengan posisi terlentang di pinggir jalan.

Begitu dekat korban, saat mendekati korban, kaget melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa dan melihat ada banyak darah dan bekas luka sayatan di bagian leher korban.

Warga yang menemukan jasad tersebut langsung merasa ketakutan dan kemudian memberitahukan hal tersebut kepada warga lainnya yang berada disekitar TKP, termasuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Warga sekitar yang mendengar kabar ada mayat tergeletak di pinggir jalan, kemudian berbondong-bondong mendatangi TKP, untuk membukatikan kebenaran kabar tersebut.

Ternyata cerita yang mereka dapatkan benar adanya, warga juga melihat bekas sayatan senjata tajam di bagian leher korban, termasuk ada sebilah parang yang berlumuran darah ditemukan didekat jasad korban.

Mayat korban oleh polisi kemudian langsung di evakuasi dan di bawa ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi. Dan hasil autopsi dokter Puskesmas ditemukan luka sayat pada leher korban dengan panjang 20 sentimeter dan kedalaman 5 sentimeter.

“Banyak warga sekitar yang berkumul ke TKP untuk melihat kebenaran cerita yang mereka terima," kata Sutama. Personil kepolisian kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas", papar AKP Sutama.

“Dugaan sementara, korban ?melakukan bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri mempergunakan sebilah parang milik korban yang juga ditemukan berada di samping tubuh korban”, pungkas Kapolsek Aikmel, AKP I Made Sutama.

Tag : #daerah   

Baca Juga