Kebakaran hutan dan lahan seluas 60 hektare melanda Sambas, Kalimantan Barat akibat aktivitas membuka lahan dengan cara membakar.

Lahan 60 Hektar di Sambas Terbakar Akibat Upaya Membuka Ladang

maraden | Daerah | 06-08-2021

PARBOABOA, Sambas Aktivitas membuka ladang dengan cara membakar lahan berujung kebakaran hutan di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Lahan seluas 60 hektar dilaporkan terbakar dalam sepekan ini.

Dilaporkan sebanyak lima desa mengalami kebakaran lahan akibat pembakaran itu. Titik api yang tersebar di lima desa yang terbakar yaitu Desa Sungai Baru dan Desa Berlimang, Kecamatan Teluk Keramat. Kemudian lagi di Desa Pelimpaan, Desa Lambau, Desa Sarang Burung Usrat, Desa Sarang Burung Danau, Desa Sarang Burung Kolam, Kecamatan Jawai.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Sambas, Asmadi, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik di daerah itu diduga akibat adanya aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Dugaan awal orang mau berkebun dengan membakar. Tetapi kebakarannya jadi meluas karena angin kuat," ujar Asmadi, Kamis (5/8/2021).

Asmadi menjelaskan, ada sejumlah titik di lima desa yang terbakar kebakaran akibat aktivitas membakar lahan itu. Sementara untuk total luas lahan yang terbakar mencapai 60 hektare.

Warga dan petugas berupaya memadamkan kebakaran dengan memanfaatkan air dari sumur bor yang dibangun oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) di Kecamatan Jawai.

"Kondisi lahan yang kering menyebabkan api sulit dipadamkan, kalau tidak ada sumur bor itu mungkin dalam satu jam sudah meluas empat hingga lima kilometer " ujar Asmadi.

Tag : #kebakaran    #daerah    #kriminal    #hukum   

Baca Juga